Sumber: Republika
SEMARANG — Penyebab kematian misterius sembilan warga Dusun Beran, Pete, dan Andong, Desa Kanigoro, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, dipastikan karena keracunan pestisida. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Ali Mufiz MPA, di Semarang, Selasa (25/9).
Menurut Wagub, Hasil uji Laborat Kesehatan (Labkes) Yogyakarta, telah menemukan adanya kandungan pestisida yang mengganggu kesehatan korban hingga mengakibatkan kematian.
Saat ini, menurut Wagub, yang paling penting adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. ”Pasalnya, dengan hasil temuan penyebab kematian tersebut sangat erat kaitannya dengan perilaku masyarakat, hususnya para petani di wilayah Kanigoro,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus meninggalnya warga tiga dusun di Desa Kanigoro ini sempat simpang siur. Akibatnya warga kian cemas karena belum diketahui penyebabnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng, Hartanto, juga mengakui jika Menteri Kesehatan telah menyampaikan tempe gembus yang menjadi penyebab. Namun diakuinya, pernyataan Menkes merupakan keputusan yang belum devinitif. Setelah diteliti pihak Dinkes, baru tiga kemungkinan yang menyebabkan terjadinya wabah ini. Selain tempe gembus, logam berat, dan pestisida menjadi penyebabnya. Namun dari tiga kemungkinan ini, yang paling kuat ditemukan oleh kepala Labolatorium Kesehatan Yogyakarta adalah pestisida.