Sumber Kompas
Selasa, 06 November 2007
Jakarta, Kompas – Baru segelintir produsen Indonesia mencetak keuntungan dari proses nilai tambah kelapa. Dari buah murah yang berlimpah di Indonesia ini, pasar Eropa “melahap” minyak masak berkualitas terbaik, pengisi jok Mercedes, briket termahal untuk barbeque, hingga sabun dan parfum.
Sekretaris Jenderal Forum Kelapa Indonesia (Fokpi) Donatus Gede Sabon di Jakarta, Senin (5/11), menuturkan, Filipina saat ini merajai pasar ekspor dengan 125 jenis produk olahan kelapa. Sebaliknya, baru 25 jenis produk olahan diproduksi di Indonesia.
Tahun 2005, Filipina mengantungi keuntungan ekspor kelapa senilai 757,3 juta dollar AS dari perkebunan seluas 3,1 juta ha. Pada saat yang sama, dengan perkebunan seluas 3,8 juta ha, nilai ekspor kelapa Indonesia hanya 228,7 juta dollar AS.
Kekalahan nilai ekspor itu makin telak jika diperhitungkan perolehan dari beragam produk olahan kelapa. Untuk serat kelapa, Indonesia kalah dari Sri Lanka dan India.
Di tengah iklim industri kelapa Indonesia yang belum bergairah, Bambang Warih Koesoema adalah salah seorang pebisnis yang berusaha merebut peluang itu.
Bersama rekanan, Bambang membangun PT Siantan Suryatama pada tahun 1985. Perusahaan ini mengolah dan mengekspor briket batok kelapa ke Eropa, AS, dan Timur Tengah.
Kini, bersama Energo Mas Primanesia dan Agrocarbon, perusahaan pengembangan lainnya, Siantan mengekspor 500 kontainer atau sekitar 8.500 ton briket batok kelapa per tahun. Salah satunya bermerek Cococha. Pada sudut kemasan tertera World Champion BBQ Jamaica 2003.
Sejak 2006, perusahaan ini mulai mengekspor bahan dasar sabun dari kelapa untuk industri rumah tangga di Perancis, sebanyak 120 ton per bulan. Diproduksi pula suplemen makanan virgin coconut oil bermerek Bionutrient, khusus untuk pasar Finlandia, Jerman, dan Belanda.
Beberapa anggota Fokpi merupakan industri pengolahan kelapa skala kecil dan menengah dengan beragam variasi produk. Produsen anggota Fokpi di Pangandaran, Jawa Barat, misalnya, mengekspor sabut kelapa untuk isian jok mobil ke Eropa, yakni sebanyak 120 ton per bulan.
Permintaan pasar ekspor yang besar sulit dipenuhi industri berkapasitas kecil dan menengah. Produsen ini menyerah dengan permintaan ekspor sabut ke China sebesar 2.000 ton per bulan.
Siantan dan produsen olahan kelapa umumnya tidak mempunyai kebun. Pabrik-pabrik ini membeli kelapa dari kebun rakyat. Sekitar 97 persen kebun kelapa di Indonesia merupakan perkebunan rakyat.
“Kalau industri pengolahan kelapa berkembang, yang diuntungkan sebenarnya rakyat karena mereka pemilik kebun. Berbeda dengan kelapa sawit yang lebih banyak dikuasai perkebunan swasta besar,” ujar Bambang.
Industri besar pengolahan kelapa di negeri ini tak lebih dari lima perusahaan, antara lain PT Pulau Sambu di Riau dan Salim Grup yang memproduksi Bimoli.
Menurut Bambang, investasi terbaru di sektor ini baru ditanamkan pemodal Jerman di Kendari, Sulawesi Tenggara, tahun 2006. Pabrik senilai 25 juta dollar ini mengolah kelapa menjadi makanan bayi dengan sasaran pasar Eropa. Salah satu produk kelapa terpenting di pasar AS dan Eropa adalah minyak masak. Ketatnya regulasi kesehatan di AS dan Eropa mendorong tingginya konsumsi jenis minyak ini.
Tanpa proses nilai tambah, harga kelapa di tingkat petani di Pulau Jawa kini hanya Rp 400-Rp 500 per butir, atau Rp 100-Rp 300 per butir di luar Jawa. Sampai di pasar kota, kelapa dijual sekitar Rp 3.000 per butir.
Padahal, kelapa produk zero waste semua bagiannya dapat diolah hingga bernilai tinggi.
Sayang, potensi melimpah ini belum banyak disadari pebisnis. Pemerintah pun tak berupaya mengembangkannya. (DAY)
25 responses so far ↓
iskandar // January 3, 2008 at 9:27 am
Menarik article dari kompas. Didaerah saya banyak petani kelapa, dan saya berminat untuk bisa mengumpulkan hasil mereka dan men supply batok dan sabut. Perusahaan mana yang bisa saya hubungi yang berminat membeli batok dan sabut ini?
Terim kasih
Inge // March 18, 2008 at 7:11 am
Pak Iskandar,
Saya tertarik utk investasi sabut kelapa dan batok kelapa, boleh tahu lokasi Bapak di daerah mana?
Dan berapa quantity sabut & batok kelapa yg bisa Bapak supply?
Dari :
Inge (Hp. 0816-807735)
rahmat // April 23, 2008 at 9:08 am
salam,
membaca tulisan kompas diatas, ternyata besar peluang bagi petani kelapa. saya tertarik untuk mengembangkan produk-produk turunan dari kelapa. selama ini kita mengolah hanya diambil isinya. saya mengajak kerjasama untuk pengolahan briket dan sabut kelapa, di sulawesi tengah. terimakasih
salam,
Rahmat Pasau
o81 523 759 015
Daniel // April 25, 2008 at 9:23 am
boleh juga tuhh… artikelnya, kalau boleh tahu dimana shi sentra penghasil kelapa di pulau jawa dan luar jawa?????
Terima kasih ssebelumnya
sony // May 3, 2008 at 2:51 pm
saya bisa stok batok kelapa dari sualwesi tengah,yang berminat hub 081333342373,email cebonx_18@yahoo.com
arif // June 2, 2008 at 12:38 am
kami bersedia menjadi menjadi supplier batok dengan kapasitas minimal 3 ton dan lebih dari 3 ton bisa kami usahakan.
arif banyumas
syahnuran // July 13, 2008 at 3:41 am
Masyarakat Desa Keude Aron Kec. Kaway XVI Kab. Aceh Barat Provinsi NAD, telah memproduksi serat dan cocodust, saat ini kami butuh pemasaran dan pelatihan tenaga kerja dalam pengolahan sabut dan batok yang diminati pasar.
Kami sangat mengharapkan bimbingan dan kerjasama dari para pemerhati Kelapa. untuk lebih lanjut, hubungi saya di HP. 08126924607 (syahnuran.hasan@gmail.com)
Terima kasih.
syahnuran // July 13, 2008 at 4:10 am
Kapasitas mesin produksi yang kami miliki 300 kg/jam serat dan serbuk kelapa.
kami memerlukan training, produksi dan pemasaran.
Akses pengiriman bisa melalui jalur darat, laut dan udara, saat ini kami sudah berjalan hanya saja prmprosesan fisika-kimia kelapa yang standar pembeli.
arey // July 19, 2008 at 12:36 pm
kami mempunyai stok batok kelapa, jika ada yang berminat utk kerja sama dapat kontak di 0813 88682468 atau di http// rk_utama@yahoo.com
Andy // July 20, 2008 at 4:18 am
perkenalkan, nama saya andy. saya tinggal dipedalaman jambi, kebetulan didaerah saya sabut kelapa melimpah. saya berminat mensupply sabut kelapa dan debu sabut kelapa.
melihat potensi perkebunan yang ada saya yakin bisa supply diatas 5 ton perbulan
bagi bapak2 yang bisa memberikan harga bagus, saya mengajak untuk menjalin kemitraan.
bagi yang berminat dapat menghubungi nomer hp: 0819 3248-3768 dan email: andy_yanto005@plasa.com
joko // August 8, 2008 at 12:14 pm
saya melihat dari artikel tersebut menarik, tp saya lebih tertarik untuk kerja sama penjualan kelapa.. apabila ada yang berminat bisa menghubungi 085229006726
I Putu Bayu Perdana Subagia // September 2, 2008 at 8:38 am
Saya tertarik dengan bisnis diatas. Jujur selama ini bisnis ini sudah lama digeluti kakek saya, namun hanya sebatas pengiriman kelapa butiran ke jawa. Saya berminat untuk bermitra dengan siapa saja yang mau berbisnis kelapa.Apabila berminat silahkan menghubungi saya 085645322490/087852351400. Alamat : Jln.Pahlawan Sukoto No.1 Melaya-Jembrana-Bali. Terima kasih….
Ardiston // September 4, 2008 at 3:10 am
Saya mengembangkan sabut kelapa tetapi pemasarannya belum ada tolong dan siapa yang berminat bermitra
Ardiston // September 4, 2008 at 3:14 am
Saya telah memproduksi sabut kelapa tetapi pemarannya terkendala bagi yang berminat bermitra tolong hubung saya ke HP 08126488903 (mail sir_ardiston@yahoo.co.id
irvan saputra // October 9, 2008 at 4:58 am
saya telah memproduksi coco fiber dan cocopet.cuma terkendala pemasaran dan pendanaan.rcn saya cari partner kerja atau pabrik saya mau saya jual.lokasi dimanna-bengkulu selatan.berminat hub saya di 081373070588 irvan
jekhel // October 22, 2008 at 12:15 am
ternyata kelapa sangat potensial ya tapi apa boleh buat uang tak ada dan pembeli tak jelas.
hendry // October 28, 2008 at 6:12 am
berdasarkan informasi yang saya baca paa artikel meia tani sangat tertarik dengan isi berita dan ternyata banyak yang berminat, knpa pasar export sabut tidak dipasok dari beberapa daerah saya yakin dapat memenuhi kebutuhan exspor.saya dari daerah riau sanggup memproduksi sabut kelapa.bagi investor yang mau kerjasama bidang pengolahan klapa kami mampu memproduksinya.karena daerah riau merupakan penghasil kelapa.lahan juga banyak yang luas bagi pemodal yang berminat pasokan sabut kelapa dari riau silahkan HUB: hendri HP 081227122204 tlp.(0765)94899.atas perhatian trimakasih..
hendry // October 28, 2008 at 6:18 am
Bagi bapak/ibu.yang peduli interprener muda saya ingin membuat pabrik pengolahan sabut kelapa,dan kami butuh bimbingan pengolahan sabut kelapa kualitas expor.Bagi bapak/ibu mohon HUB: Hendry .s.ST.081227122204.trimakasih
M. Harun A // March 31, 2009 at 2:48 pm
asalamu’alaikum wr wb
salam kenal buat semuanya
Bagi rekan 2 yang membutuhkan kelapa dapat menghubungi saya harga nego untuk jabo tabek free ongkos kirim kami sanggup /hari 30.000 butir
08569979724 (AM3)087878117381(XL)
dony // May 14, 2009 at 3:08 pm
siapa yang butuh kelapa untuk sumbar siau jambi
saya sanggup menyediakan.
dapat di hub:
081374691925
deddy djohan // September 25, 2009 at 5:17 am
saya produksi vco fermentasi curah kapasitas 1000l/bulan di lampung. Harga/lnya Rp 30.000,00 nego. bagi yang berniat untuk menampung hasilnya, saya masih sanggup memproduksi lebih dari segitu. hub saya di deddydjohan@yahoo.com thx u
Owie // September 29, 2009 at 5:24 am
Saya berencana untuk memulai bisnis kelapa, untuk bahan baku didaerah kami sangat berlimpah. tapi kami tidak tahu tempat yang menerima hasil kami nanti. Enaknya dibikin apa ya?
tlg bantuannya. E-mail wiyours@yahoo.com
sujana // October 13, 2009 at 12:58 pm
saya ingin berbisnis usaha jual beli kelapa,baik kelapa muda atau pun yg sudah matang tapi saya terbetur dana ada yg berminat kerja sama ga.saya tinggal di daerah banten klo ada hubungi e,mail:khadavi4@gmail.com atau sujanaosa@yahoo.com
ary prabowo // November 2, 2009 at 8:33 am
saya butuh kelapa buat santan kira kira per butirnya berapa ? untuk dijual lagi.
hubungi aryprabowo69@yahoo.com
sujana // November 2, 2009 at 3:45 pm
berapa banyak yg di butuh kan?