Media Tani adalah media online untuk mendokumentasikan bahan-bahan terkait pertanian berkelanjutan di berbagai media massa baik cetak maupun online. Media ini dibuat untuk memudahkan pencarian isu-isu terkait.
Meski demikian, Media Tani tidak melulu soal praktik bertani dan pertanian berkelanjutan saja. Dia juga mencakup hal-hal di luar masalah pertanian namun relevan dengan pertanian berkelanjutan.
Jika Anda punya cerita, pengalaman, kabar, berita, referensi, atau ide-ide lain yang relevan, jangan ragu untuk mengirim ke mediatani@gmail.com
9 responses so far ↓
toeti // March 27, 2008 at 6:42 am
saya orang pertanian, mudah2an bisa ikut berkontribusi untuk pertanian kita.. seneng bisa nemu blog ini
cdsi // April 27, 2008 at 3:40 pm
Sakam kenal.
Pertanian Indonesia akan lebih maju jika semua elemen masyarakat bersatu padu.
Kami mohon ijin untuk mentautkan blog ini dengan blog kami, jika berkenan kami mempersilahkan juga untuk ditautkan pada blog media tani ini, terimakasih sebelumnya
opit // July 9, 2008 at 9:47 am
boleh tahu apa itu starter kompos tersebut bener-bener sudah diujicobakan? soalnya saya pernah membuat tapi hasilnya untuk akar gada tetap nihil. ato siapapun yang pernah berhasil mengatasi akar gada ini saya mohon bagi pengalamannya. kalo saya pikir ini bisa jadi sebuah serangan ekonomi bagi bangsa kita, karena benih semua dari impor bisa jadi disertakan pula penyakit2 yang sangat sulit penangananya, jadi pikir endiri dampaknya bagi pertanian kita. sampai kapan kita begantung dari bibit luar negri???????????
dltpdf // September 2, 2008 at 4:18 am
sy orang dari jurusan elektro tetapi sy sangat concern terhadap perkembangan pertanian. sangat miris melihat keadaan pertanian sekarang. pupuk sulit dan mahal harganya namun ketika panen menjadi murah…mudah2 mudahan dengan adanya media tani ini dapat saling membagi untuk kemajuan pertanian indonesia. …
mediatani // September 3, 2008 at 2:15 am
@ toeti: terima kasih, mbak. kami tunggu artikel-artikelnya..
@ cdsi: silakan. media ini memang untuk menautkan berbagai sumber informasi pertanian berkelanjutan yang selama ini terserak.
@ opit: silakan tanya ke yang bersangkutan, bu. blog ini hanya memuat berita tersebut. maaf kalau tidak memuaskan.
@ dltpdf: mudah2an..
yusy // April 7, 2009 at 7:04 pm
bagaimana cara kami bergabung dengan media tani
Mulus Surgana // April 13, 2009 at 1:26 pm
penting sekali peranan dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan sumberdaya manusia, khususnya tenaga penyuluh pertanian yang betul-betul memiliki skill khusus dan professional untuk meningkatkan dan membantu para petani didaerah agar produktivitas pertaniannya meningkat sesuai yang diharapkan oleh pemerintah dan rakyat tentunya.
Saya telah melihat dan berkunjung kebeberapa daerah diindonesia terutama daerah-daerah sebagai centra pertanian, ternyata pada dinas-dinas pertanian setempat masih memiliki sumberdaya (Tenaga Penyuluh Pertanian yang belum profesional dan memiliki keahlian yang memadai)
dimohon kepada media ini agar dapat membantu untuk mencarikan solusi agar kita dapat sama-sama berperan aktif untuk memajukan pertanian indonesia ini secara nyata.
jun_pencangkul // April 25, 2009 at 4:38 am
salam dari ladang!
Drs. H. Sadri // July 29, 2009 at 10:22 am
Pola bertani di masyarakat desa masih banyak yang : Tanam, Panen, Jual. Hasil tani dijual dengan harga murah, sehingga pendapatan petani desa menjadi rendah. Untuk tahap pengolahan hasil tani sebaiknya dibentuk semacam Badan Usaha Milik Masyarakat Desa dengan menggunakan mesin-mesin produksi sederhara yang harganya terjangkau dan penerapan pola manajemen usaha kecil. Semua petani yang berpartisipasi dan tenaga kerja pada BUMMD adalah anggota yang berhak atas profit yang diperoleh BUMMD.