Entries tagged as ‘Global Warming’
January 15, 2008 · 1 Comment
Sumber Beritabumi.or.id
Oleh Ani Purwati
Pertanian organik sebagai sistem pertanian berkelanjutan ternyata tidak hanya menghasilkan produk yang sehat. Pertanian yang mengutamakan keselarasan alam ini juga mempunyai potensi dalam mitigasi perubahan iklim (climate change). Melalui Siaran Pers ISIS (31/1), Dr Mae-Wan Ho dan Lim Li Ching menyebutkan pertanian organik mampu mengurangi sekitar 30 persen emisi gas rumah kaca (greenhouse gasses) dan menghemat 16 persen energi global.
Potensi terbesar berasal dari penyerapan karbon 11%, sistem lokalisasi distribusi pangan akan mengurangi transport 10%, mengurangi proses dan pengepakan 1,5%, tanpa penggunaan pupuk N akan mengurangi emisi nitroksida 5% dan menghilangkan energi fosil.
Laporan United Nations Food and Agriculture Organisation (FAO) 2002 menyebutkan, pertanian organik menyebabkan ekosistem mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan iklim dan berpotensi mengurangi gas rumah kaca pertanian. Pertanian organik juga lebih efisien daripada pertanian konvensional per skala hektar berkaitan dengan konsumsi energi fosil ataupun pupuk buatan dan pestisida.
(more…)
Categories: Lingkungan · NGO · Pangan
Tagged: Berita Bumi, Global Warming, Lingkungan, NGO, Pertanian Organik, Perubahan Iklim
Sumber Berita Bumi
Ani Purwati – 7 Nov 2007 16:25
Di antara padatnya kendaraan bermotor pusat kota Jakarta, tepatnya Bundaran Hotel Indonesia (HI), sekelompok masyarakat bersama pemerintah membagikan bibit tanaman pada para pengendara kendaraan bermotor. Mereka tergabung dalam Aliansi Peduli Hutan dan Perubahan Iklim terdiri dari Perhutani (Pemerintah), Organisasi Non Pemerintah (Ornop), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), mahasiswa, pelajar, dan aktivis perempuan serta pencinta hutan dan orang utan.
Sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (6/11), mereka yang berjumlah sekitar 200 orang memulai aksi dengan berbaris membentangkan spanduk bertuliskan ajakan menjaga hutan dan bumi di Bundaran HI, Jakarta, seperti Our Share and Care to Save the Earth, Tanamlah Pohon untuk Mengurangi Emisi, Tanamlah Pohon Sebelum Banjir, dan Pohon adalah Sumber Kehidupan.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya mereka mendengarkan orasi tentang pentingnya penanaman pohon dan ancaman perubahan iklim. Mereka juga menunjukkan bibit tanaman akasia mangium dari Perum Perhutani yang akan dibagikan.
(more…)
Categories: Advokasi · Lingkungan · NGO · Pemanasan Global
Tagged: Global Warming, NGO
Sumber Pers Release
Pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim global, beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus dari negara-negara di dunia. Dampak buruk pemanasan global saat ini mengancam kehidupan umat manusia seperti: naiknya intensitas bencana alam; kenaikan permukaan air laut; rusaknya keanekaragaman hayati; penurunan ketersediaan sumber air bersih; musim kemarau yang lebih panjang dan mengancam ketahanan pangan; dsb.
Penyebab utama pemanasan global adalah aktivitas manusia yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi seperti minyak, gas dan batubara yang diperkirakan sampai 10 – 15 tahun mendatang masih merupakan sumber utama energi bagi kegiatan manusia dan industri.
Berdasarkan data /Intergovernmental Panel on Climate Change /(IPCC) Indonesia mengalami kenaikan suhu tahunan rata-rata sebesar 0,2 – 1°C. Jika laju peningkatan suhu bumi tidak berkurang maka tahun 2050 akan terjadi kenaikan 1,5 – 2,5°C.
(more…)
Categories: Globalisasi · Lingkungan · Pangan · Pemanasan Global
Tagged: Global Warming, Hutan, Pangan
Sumber Kompas
Francis Wahono
Mengurangi jumlah orang miskin hingga separuhnya pada 2015 adalah Tujuan Pembangunan Abad Milenium PBB. Namun, tujuan itu akan kian jauh bila perang, bencana alam, kebijakan global ataupun nasional termasuk kenaikan harga BBM bertubitubi, tidak pernah berhenti.
Ingar-bingar jelang perhelatan mondial kerangka aksi perubahan iklim di Bali mendatang serta terpilihnya Al Gore, salah satu tokoh penggeraknya, sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian 2007 juga bukan merupakan panasea sekejap mata. Bahkan, kalau salah kebijakan dan langkah, terapi perubahan iklim terhadap permasalahan kemiskinan yang terkait pemborosan energi yang polutif justru akan menjadi bumerang.
Tulisan pendek ini hendak mencoba memetakan nasib masyarakat miskin itu sendiri dalam tali-temali kemiskinan, krisis energi, dan ingar-bingar perubahan iklim. Sebagaimana Dudley Seers (1969) menaruh nasib masyarakat miskin sebagai centrum penyelesaian persoalan pembangunan pada awal tahun 1970-an, pada tahun 2000-an ini kita hendaknya menaruh nasib masyarakat miskin sebagai titik berangkat penyelesaian krisis energi dalam kaitan perubahan iklim.
(more…)
Categories: Advokasi · Globalisasi · Lingkungan · Pemanasan Global
Tagged: Global Warming
November 6, 2007 · 1 Comment
Small scale sustainable farmers are cooling down the earth
Current global modes of production, consumption and trade have caused massive environmental destruction including global warming that is putting at risk our planet’s ecosystems and pushing human communities into disasters. Global warming shows the failure of a development model based on high fossil energy consumption, overproduction and trade liberalization.
Farmers – men and women – around the world are joining hands with other social movements, organizations, people and communities to ask for and to develop radical social, economic and political transformations to reverse the current trend.
Farmers – and especially small farmers – are among the first to suffer from climate change. Changing weather patterns bring unusual droughts, floods and storms, destroying farmlands, stock and farmers houses. Moreover, plants and animal species are disappearing at an unprecedented pace. Farmers have to adjust to these changes by adapting their seeds and usual production systems to an unpredictable situation. Moreover, droughts and floods are leading to harvest failures, increasing the number of people going hungry in the world. Studies predict a decline in global farm output of 3 to 16% by 2080. In tropical regions, global warming is likely to lead to a serious decline in agriculture (up to 50% in Senegal and 40% in India) and to the acceleration of farmland turning into desert. On the other hand, huge areas in Russia and Canada will turn into arable land for the first time in human history, yet it is still unknown how these regions will be able to grow crops.
(more…)
Categories: Advokasi · Globalisasi · Lingkungan · Pemanasan Global
Tagged: Global Warming, Via Campesina
November 5, 2007 · 1 Comment
Sumber: Berita Bumi
Ani Purwati – 1 Nov 2007 13:27
Sebagai tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim di Bali nanti, Indonesia harus mampu menjadikannya sebagai momentum mewujudkan kebijakan di dalam negeri untuk mengatasi climate change. Bukan hanya perundingan tingkat internasional. Demikian menurut Emil Salim, Ahli Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan dalam acara diskusi jurnalis di Jakarta (31/10).
Apalagi di Indonesia terjadi berbagai fenomena alam seperti 20% kepulauan Indonesia akan tenggelam (menurut data Departemen Kelautan dan Perikanan), 70 juta penduduk di pesisir akan terhantam dampaknya, banjir dan sebagainya karena climate change. “Maka tanpa adanya UNFCCC pun, Indonesia harus mencegah climate change karena dampaknya sudah ada,” ungkapnya.
Namun persoalan setengah dari pembangunan dalam negeri Indonesia masih banyak yang belum tertangani. Menurutnya, di dalam negeri sendiri nampaknya pemahaman risiko bencana belum mengakar pada para ahli di departemen-departemen. Seperti belum dipahaminya adanya ring of fire atau risiko bencana gempa. Sehingga muncullah rencana pembangunan jembatan lintas Selat Sunda. Maka dalam hal ini perlu pembahasan lintas sektoral.
(more…)
Categories: Advokasi · Agenda · Globalisasi · Lingkungan · Pemanasan Global
Tagged: Global Warming