Entries tagged as ‘Organik’
Sumber Kompas
Jumat, 4 April 2008 | 00:32 WIB
Oleh Antony Lee
Saat tidak lagi menggunakan pupuk serta pembasmi hama kimia, dan beralih pada kotoran sapi sebagai pupuk sekitar tahun 1998, Pitoyo menjadi bahan tertawaan petani lain. Namun, kurang dari 10 tahun kemudian, dia berhasil menemukan formulasi pupuk organik dari urine (air seni) dan feses (kotoran) sapi yang bisa meningkatkan kualitas produk.
Petani Dusun Selo Ngisor, Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ini bahkan kerap diminta mengajarkan cara bertanam organik dengan pemanfaatan pupuk kandang dan pembasmi hama alami oleh kelompok tani Tranggulasi, tempatnya bernaung. Tak hanya itu, dia juga diminta mengajari petani dari daerah lain, seperti dari Temanggung, Magelang, Sukoharjo, dan Purbalingga.
Ini pula yang membawa Pitoyo dan kelompoknya mendapat penghargaan dalam bidang budidaya sayuran organik tingkat nasional tahun 2006. Lulusan sekolah pertanian menengah atas ini juga tak pernah membayangkan model pertanian yang diterapkannya itu membawa dia bisa bertemu langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
(more…)
Categories: Advokasi
Tagged: Organik
Sumber Soil Association
More research is being published all the time showing that organic food is more nutritious. Many studies have shown that organic food contains higher levels of vitamins, minerals and other nutrients than non-organic food. Organic food generally contains fewer potential toxins like synthetic pesticides and antibiotics. Studies have also linked GMOs, which are banned from organic food, to adverse health effects. Here you can find about the latest scientific findings about organic food:
A 10-year study comparing organic tomatoes with rival produce suggests they have almost double the amount of antioxidants called flavonoids that protect the heart. According to the findings, levels of quercetin and kaempferol were found to be on average 79 per cent and 97 per cent higher, respectively, in organic tomatoes. Peter Melchett, Soil Association policy director, is quoted in The Times, “We welcome the now rapidly growing body of evidence which shows significant differences between the nutritional composition of organic and non-organic food. As further scientific evidence emerges from new research looking at differences between organic and non-organic food, the Soil Association will be asking the FSA to keep their nutritional advice to consumers under review.” See articles in the Daily Telegraph and The Times, or read the article in the Journal of Agricultural and Food Chemistry.
(more…)
Categories: Kesehatan · Lingkungan
Tagged: Organik
Sumber Kompas
Oleh M Syaifullah
Saurani, warga Desa Tambak Sirang Laut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tak bisa berkata-kata lagi saat melihat satu petak taradak (persemaian benih padi) miliknya meranggas. Kematian bibit padi itu gara-gara Saurani salah semprot pestisida.
Tadinya, dia ingin menyemprot persemaian seluas empat meter persegi itu dengan pestisida nabati yang dibuat sendiri. Namun, yang terambil jeriken pestisida kimia pembasmi rumput. Tak pelak lagi, bukan pertumbuhan benih yang makin subur, justru satu petak taradak mati.
”Tujuannya baik, Saurani mau memakai pestisida nabati, tapi salah ambil. Kini terpaksa menyemai lagi,” kata Syahrani, Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL) Kecamatan Gambut saat temui beberapa waktu lalu.
(more…)
Categories: Advokasi · Lingkungan
Tagged: Organik
Sumber BioCert
Perkembangan pertanian organik di Indonesia tumbuh cukup pesat. Saat ini diperkiraan sekitar 41 ribu ha lahan telah disertifikasi organik dengan total penjualan produk organik untuk ekspor mencapai lebih dari 200 juta dolar Amerika (FiBL 2008). Menurut Organic Monitor, Indonesia memiliki potensi sebagai produsen organik utama dunia terutama untuk ekspor. Produk organik unggulan Indonesia, seperti kopi, rempah-rempah dikenal di pasar internasional.
Saat ini beroperasi beberapa lembaga sertifikasi organik nasional dan lima lembaga sertifikasi organik asing di Indonesia. Untuk menjalankan perannya, lembaga sertifikasi tersebut memerlukan tenaga inspektor yang kompeten untuk menjalankan kegiatan inspeksi.
(more…)
Categories: Advokasi · Agenda · Ekonomi · NGO · Pangan
Tagged: Marketing, NGO, Organik
Sumber The Jakarta Post
Features – January 31, 2008
Smiling and talking casually despite the strong aroma of cow urine coming from the bucket in front of him, Ketut Wiantara looked very happy as though he was rich with treasures.
The urine was his real treasure though, for later it would be mixed with water to create organic fertilizer and pesticides.
Farmers in Pancasari village, Sukasada district in Buleleng regency, around 60 kilometers north of Denpasar, used to use chemical fertilizers and pesticides for farming, which inevitably caused them losses.
(more…)
Categories: Kesehatan · Produksi
Tagged: Organik
January 31, 2008 · 1 Comment
Sumber The Jakarta Post
Features – January 31, 2008
Anton Muhajir, Contributor, Denpasar
The front yard of Pizza Bagus in Pengosekan, Ubud, was bustling with activity one recent morning.
Vendors had transformed the cramped yard into Ubud’s first organic market. Buyers carefully scoured piles of various organic food products, from fruits and vegetables to bread, honey, and ice cream.
Dutch national Edith van Walsum, a mother of two children, said shopping the organic market was quite exciting.
(more…)
Categories: Advokasi · Ekonomi · Kesehatan · Lingkungan · NGO · Produksi
Tagged: Marketing, Organik
Sumber Kompas
SLEMAN, KOMPAS – Salak pondoh organik produksi Kelompok Tani Duri Kencana di Dusun Trumpon, Merdikorejo, Tempel, memperoleh sertifikasi Prima 3 dari Departemen Pertanian. Salak pondoh yang dibudidayakan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia itu dinyatakan sehat untuk dikonsumsi karena level residu pestisida di bawah ambang batas.
Ketua Kelompok Tani Duri Kencana Musrin mengungkapkan, secara fisik salak pondoh organik memang tidak berbeda dengan salak pondoh pada umumnya. “Bentuk dan warnanya memang sama. Namun, salak pondoh organik lebih sehat untuk dikonsumsi karena sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida,” kata Musrin, Jumat (11/1) di Sleman.
Selain disukai pembeli karena rasa yang lebih manis, salak pondoh organik juga lebih tahan lama dibandingkan dengan salak nonorganik. Setelah dipetik, salak organik bisa tahan sampai setengah bulan, lebih lama dari daya tahan salak nonorganik yang rata-rata hanya satu minggu.
(more…)
Categories: Ekonomi
Tagged: Marketing, Organik
Sumber Berita Bumi
Ani Purwati – 09 Jan 2008
Di tengah-tengah merebaknya kekhawatiran akan stok pangan nasional yang terancam akibat banjir dan musim hujan, ternyata stok pangan organik aman. Beberapa fenomena alam tersebut tidak mempengaruhi upaya pemenuhan pangan organik.
Demikian dijelaskan Watini sebagai Manager Pemasaran Beras Organik Sahani di Yogyakarta saat dihubungi beritabumi.or.id, Selasa (8/1).
“Saat musim penghujan seperti sekarang, kendalanya berasal dari penjemuran gabah. Meski agak lama, penjemuran bisa dilakukan dengan baik sehingga tidak berjamur dan berkutu,” ungkanya.
(more…)
Categories: Pangan · Produksi
Tagged: Beras, Organik, Pangan
Sumber Bale Bengong
Oleh Anton Muhajir
Ketut Wiantara terlihat sangat senang. Wajahnya berseri-seri ketika bercerita. Bibirnya terus tersenyum. Padahal bau pesing menyengat dari ember di depannya. Ketut sedang memasukkan air kencing sapi dari ember kecil ke galon berukuran 750 liter. Air kencing sapi itu memang berperan penting meningkatkan pendapatannya dari bertani. ”Sekarang jauh berbeda,” katanya Sabtu lalu.
Petani di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, sekitar 60 km utara Denpasar itu semula menggunakan pupuk kimia dan pestisida untuk bertani. Penggunaan bahan kimia yang terlalu banyak membuatnya rugi. “Pendapatan lebih sedikit sementara biaya untuk beli pupuk dan pestisida juga banyak,” katanya. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida terus menerus juga menurunkan kesehatan tanah. Akibatnya, jumlah panen makin hari makin berkurang. Maka, sejak tiga tahun lalu dia beralih menggunakan bahan organik untuk bertani. Salah satu bahannya adalah air kencing sapi tersebut.
(more…)
Categories: Ekonomi · Kesehatan · Lingkungan · Produksi
Tagged: Organik, Teknologi
Dengan Hormat,
Teriring salam sejahtera, kami menginformasikan sehubungan akan dilakukan kegiatan pelatihan yang kedua kalinya tentang potensi dan kendala pertanian untuk dijadikan pilihan usaha di Indonesia.
Perkembangan pertanian di Indonesia menjadi perhatian besar bagi pemerintah Indonesia pada saat ini. Sektor pertanian sebagai salah satu sektor penegak perekonomian bangsa menjadi andalan untuk terus digali. Dengan berbagai upaya pemerintah berusaha keras untuk meningkatkan usaha di sektor pertanian .Oleh karenanya sudah saatnya kita buka mata lebar-lebar untuk menjadikan usaha pertanian menjadi solusi untuk penopang bagi kehidupan bangsa ini.
Berlatar belakang ini saya menggagas untuk menyusun materi tentang usaha pertanian dengan segala kendala dan potensi yang bisa dikembangkan untuk pertanian di Indonesia . Dari hasil studi banding dengan beberapa negara dan ahli pertanian serta praktisi yang berpengalaman di bidang pertanian. Maka kami menyusun materi berjudul “Menjawab Kendala Dalam Usaha Pertanian Organik”.
(more…)
Categories: Advokasi · Agenda · Lingkungan
Tagged: NGO, Organik