Jaker PO, Mengembalikan Kedaulatan Petani

03 April 2007

Pada dasarnya setiap petani, komunitas, dan negara berhak untuk memutuskan sendiri kebijakan pengelolaan pertanian dan pangannya yang layak secara ekologi, sosial, ekonomi, budaya, serta khas lokal. Sebab itu berbagai bentuk marjinalisasi petani dan komunitas perdesaan, serta degradasi lingkungan pertanian yang mengancam keberlanjutan kehidupan perlu dihindari.

Realitas petani dan pertanian selama puluhan tahun telah menjadi korban dari sistem sosial nasional dan global. Introduksi massif revolusi hijau pada gilirannya telah membawa petani tergantung terhadap asupan benih, pupuk, pestisida, pengetahuan, alat, dan mesin pertanian serta pasar dari pihak luar. Intensifikasi pertanian yang mengedepankan pemakaian asupan kimia secara meluas telah mencemari air dan udara, menurunkan kesuburan tanah, serta mereduksi keaneka ragaman genetik sumber daya alam. Semua ini akan berujung pada ancaman kehidupan di bumi.

Untuk itu diperlukan gerakan rakyat untuk mengembalikan kedaulatan petani dan sistem pertanian yang berkelanjutan. Jaringan Kerja Pertanian Organik Indonesia (Jaker PO) didirikan untuk mendukung gerakan ini. Jaker PO adalah jaringan lembaga swadaya masyarakat yang berbadan hukum asosiasi, bersifat nirlaba, independen, tidak berafiliasi pada organisasi politik, lembaga bisnis, badan sosial, pemerintah, suku, agama, kelas sosial, dan jenis kelamin.

Jaker PO didirikan di Yogyakarta pada 10 September 1998 yang dimotori oleh beberapa LSM. Sampai saat ini ada sekitar 40 LSM dan Kelompok Tani bergabung dalam Jaker PO. Penambahan calon anggota terus dilaksanakan.

Adapun visi jaringan ini adalah terciptanya keselarasan alam dan masyarakat yang berdaulat, mandiri, demokratis, berkeadilan, dan berkelanjutan. Sedangkan misinya adalah mendorong upaya–upaya masyarakat membangun Indonesia yang organis berbasis sumber daya lokal yang berkeadilan gender melalui pertanian organik. Turunan dari visi dan misi ini direalisasikan dalam bentuk peningkatan kredibilitas Jaker PO dan perluasan dukungan bagi gerakan pertanian organik di tingkat basis. Juga, memperkuat dukungan gerakan dan kebijakan pertanian organik yang berpihak pada petani.

Jaker PO melakukan pengelolaan sekretariat dan memberikan pelayanan informasi mengenai pertanian organik di Indonesia. Melakukan perekrutan anggota baru, memfasilitasi kegiatan pertanian organik di Indonesia dan membentuk simpul koordinasi di berbagai daerah. Selain itu, melakukan kajian, advokasi, aliansi, serta membentuk tim ad hoc bagi penguatan isu dan kebijakan pertanian organik di Indonesia

Pada saat ini Jaker PO sedang berusaha memperluas gerakan dengan perintisan dan penguatan aktivitas PO berdasarkan inisiatif anggota di berbagai daerah. Upaya itu dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan mailing-list khusus bagi anggota dan pemerhati pertanian organik di Indonesia.

Selain itu, Jaker PO juga aktif mendukung gerakan di berbagai isu yang berhubungan dengan penguatan image dan posisi pertanian organik. Dukungan itu dilakukan dengan terlibat aktif dalam koalisi atau membentuk tim ad hoc untuk membantu advokasi dalam isu-isu seperti kedaulatan pangan, penolakan tanaman transgenik, privatisasi air, penentangan World Trade Organization (WTO). Juga, dengan mendorong tumbuhnya kebijakan di tingkat nasional dan daerah tentang pertanian organik.

Sampai sekarang anggota Jaker PO telah mencapai sekitar 48 lembaga/organisasi, yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi. Penambahan anggota masih terus dilakukan untuk memperluas jaringan kerja pertanian organik di seluruh Indonesia. Jaker PO membuka kesempatan untuk bergabung sebagai anggota. Keanggotaan hanya diberikan kepada lembaga dan Kelompok/Organisasi Tani yang sepakat dengan visi dan misi jaringan. Calon anggota harus aktif dalam menjalankan dan atau mengkampanyekan gerakan pertanian organik di daerahnya. Sambil menunggu pengesahan, calon anggota sudah dapat mengikuti kegiatan jaringan, termasuk dalam mailing-list Jaker PO.

Kepengurusan Jaker PO periode 2005-2008 hasil General Assembly 2005 adalah: Yayasan Duta Awam (Solo), Biotani (Jakarta), Gita Pertiwi, PPLH Bali, dan ELSPPAT (Bogor). Pengurus dalam menjalankan aktifitas Jaker PO dibantu oleh badan pelaksana yang bertugas untuk menjalankan fungsi sekretariat dan program.

Sumber: http://satudunia.oneworld.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s