Konferensi di Bali, momentum Indonesia wujudkan kebijakan atasi perubahan iklim

Sumber: Berita Bumi

Ani Purwati – 1 Nov 2007 13:27

Sebagai tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim di Bali nanti, Indonesia harus mampu menjadikannya sebagai momentum mewujudkan kebijakan di dalam negeri untuk mengatasi climate change. Bukan hanya perundingan tingkat internasional. Demikian menurut Emil Salim, Ahli Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan dalam acara diskusi jurnalis di Jakarta (31/10).

Apalagi di Indonesia terjadi berbagai fenomena alam seperti 20% kepulauan Indonesia akan tenggelam (menurut data Departemen Kelautan dan Perikanan), 70 juta penduduk di pesisir akan terhantam dampaknya, banjir dan sebagainya karena climate change. “Maka tanpa adanya UNFCCC pun, Indonesia harus mencegah climate change karena dampaknya sudah ada,” ungkapnya.

Namun persoalan setengah dari pembangunan dalam negeri Indonesia masih banyak yang belum tertangani. Menurutnya, di dalam negeri sendiri nampaknya pemahaman risiko bencana belum mengakar pada para ahli di departemen-departemen. Seperti belum dipahaminya adanya ring of fire atau risiko bencana gempa. Sehingga muncullah rencana pembangunan jembatan lintas Selat Sunda. Maka dalam hal ini perlu pembahasan lintas sektoral.

Dalam kesempatan yang sama, Gatot Irianto sebagai Direktur Pengelolaan Air Departemen Pertanian juga menyatakan bahwa realisasi dasar dalam penanganan perubahan iklim belum terwujud. Kendalanya adalah kurangnya koordinasi pelaksanaan yang ada di tingkat kabupaten dengan pusat dan UNFCCC yang bersifat sukarela tanpa adanya sanksi bagi pihak yang tidak melaksanakan di tingkat global.

Selain itu menurut Emil Salim yang juga sebagai delegasi Indonesia untuk konferensi di Bali nanti, dalam Konferensi Perubahan Iklim di Bali sebagai forum internasional, Indonesia juga harus mampu bersikap bagaimana strategi agar negara para pihak menandatangani konvensi. Data-data lengkap diperoleh setelah adanya penelitian perubahan iklim (climate change) pada tahun 1988 hingga 2007. Setelah itu pula terwujud kesepakatan bahwa perubahan iklim itu ada dan penting, dalam mainstream perlu adanya kebijakan pada tahun 2009-2012.

Insentif reforestasi
Sementara itu mengenai insentif reforestasi mitigasi perubahan iklim dari negara maju atau industri kepada negara berkembang untuk pemulihan hutannya dapat melihat dua aspek, yaitu suplai dan menyerap gas rumah kaca (GRK). Negara berkembang seperti Indonesia, Brazil dan negara-negara Afrika memiliki kemampuan menyerap GRK dengan hutannya.

Namun negara tersebut memerlukan lahan untuk pertaniannya, maka mereka menebang hutan. Bila mereka tidak menebang hutan untuk pertaniannya, mereka harus mendapat opportunity cost atau kompensasi untuk deforestasi. Menurut konvensi kehati pula, hutan merupakan biological resource yang bermanfaat bila diolah menggunakan teknologi yang banyak dimiliki negara maju. Untuk itu perlu kerjasama antara negara maju sebagai penyuplai GRK dan negara berkembang untuk mewujudkan pembangunan tanpa merusak hutan.

Selain itu pandangan pembangunan di dalam negeri juga harus berubah, dari yang hanya berorientasi bisnis dan politik menjadi orientasi masyarakat madani yang non bisnis dan non politis. Seperti dalam pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development), bahwa ekonomi, dan sosial (pendidikan dan kesehatan) maju, memberantas kemiskinan dengan lingkungan sebagai ciptaan Tuhan tetap terjaga.

One response to “Konferensi di Bali, momentum Indonesia wujudkan kebijakan atasi perubahan iklim

  1. assalamualaikum, sebenarnya pemanasan global itu disebab kan oleh warga kita sendiri. oleh karena itu seharusnya kita lah yang menyadari kana kelakuan dan tindakan kita selma ini, jangan hanya menyalahkan pemerintah saja, tapi kita mesti instropeksi dulu bharu menyalahkan seseorang wass
    mungkin dengan isu ini akan menjadi pelajaran dan kegiatan konverensi ini bisa mewujudkan semuanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s