Dipersani, Menjaga Kawasan Hutan Kabupaten Temanggung

Sumber Dipersani

Permasalahan lingkungan hidup di Kabupaten Temanggung khususnya lahan di daerah lereng gunung sumbing dan sindoro, kerusakan hutan merupakan isu yang harus ditangani dengan segera. Karena fungsi ekologi dari hutan, sebagai pengatur hidrologi, penyeimbang iklim makro dan penghasil oksigen jelas akan terganggu.

Hutan lindung yang seharusnya tidak boleh dijamah telah menjadi lahan perkebunan kopi, hutan produksi beberapa tahun terakhir ini pengelolaannya baru melibatkan masyarakat, sementara hutan rakyat yang berada di kawasan lindung nyaris tanpa adanya tegakan. Ini berpotensi mengakibatkan banyak bencana seperti kekeringan, longsor, kebakaran hutan, erosi, penurunan kesuburan tanah, pemanasan suhu udara, bencana tersebut jelas akan mengancam setiap saat. Selama ini ketika terjadi banjir pada daerah hilir, selalu daerah hulu yang disalahkan. Namun sebaliknya ketika daerah hilir, menikmati keuntung seperti kesedian air bersih, udara yang segar dan lainnya, masyarakat daerah hilir tidak memberikan kompensasi kepada masyarakat daerah hulu.

Benturan kepentingan antara kehidupan dan tututan ekonomi pada masyarakat daerah hulu saat ini merupakan dilema yang harus dipecahkan, dengan tetap mengakomodasi kedua kepentingan tersebut. Peranan masyarakat di daerah hulu dalam hal ini masyarakat pemangku hutan mempunyai peran yang penting dalam pelestarian ekosistem hutan dan sumberdaya alam seperti pelestarian sumber hayati flora dan fauna serta sumber mata air.

Dan permasalahan di lereng Gunung Sumbing-Sindoro, sudah sewajarnya menjadi tanggungjawab semua pihak yaitu masyarakat, LSM, sektor swasta dan pemerintah. serta dikelola secara menyeluruh.melalui pendekatan multi disiplin.

Bersama ini, kami Dipersani berkiprah mendampingi masyarakat desa kawasan hutan dan pemangku hutan untuk merajut pengembangan dan meraih kesejahteraan dengan tetap menjaga kelestarian dan fungsi ekologi hutan. Pemberdayaan dan pembelajaran dalam arti luas menjadi strategi kegiatan, partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat menjadi metoda pendekatan, dan kolobarasi semua pihak menjadi taktik operasional kami.

Rawe-rawe lantas, malang-malang putung.

One response to “Dipersani, Menjaga Kawasan Hutan Kabupaten Temanggung

  1. zaya s. riyanto

    saya harap org temanggung harus melek thdp lingkungan dsekitar q sbg org tmg juga kut prihatin palagi q yang kuliah geografi insyaallah kut melestarikan lingkungan agar temanggng tatap bersenyum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s