Dipopulerkan, Penanaman Padi Sebatang

Sumber Kompas

Padang, Kompas – Metode penanaman padi sebatang akan dipopulerkan di Indonesia, terutama karena pola ini bisa meningkatkan produksi beras. Upaya mengenalkan penanaman padi sebatang ini melibatkan perguruan tinggi dan swasta.

Dari angka ramalan nasional III 2007, produksi gabah kering giling (GKG) tahun 2007 mencapai 57,05 juta ton atau naik 4,8 persen dibandingkan dengan tahun 2006. Hasil produksi GKG tahun 2007 ini masih di bawah target sebesar 58,18 juta ton.

Peneliti metode penanaman padi sebatang atau system of rice intensification (SRI) sekaligus Rektor Universitas Andalas Musliar Kasim mengatakan, upaya penyebarluasan SRI dengan padi organik ke petani selama ini terkendala dana. Karena itu, universitas akan bekerja sama dengan pihak ketiga.

Kami sudah fokus pada pengembangan SRI. Namun, karena tidak ada dana, kami tidak bisa melaksanakan gerakan yang besar untuk mengajak masyarakat menerapkan SRI berikut pendampingannya, kata Musliar, Selasa (15/1), setelah penandatanganan nota kesepahaman penyebarluasan SRI dengan Medco Foundation.

Musliar menambahkan, sebagian besar daerah di Sumbar sudah mulai memakai SRI. Dengan dukungan dari pihak ketiga, diharapkan metode SRI dapat tersebar semakin luas.

Pimpinan Medco Foundation Arifin Panigoro mengatakan, yayasannya akan mendukung penyebarluasan metode SRI ke seluruh Indonesia lewat program tanggung jawab sosial perusahaan. Prioritas kami adalah kesejahteraan petani. Kita tidak bisa terlalu yakin akan mulai mengenalkan SRI dan langsung jadi. Mulai saja dari yang kecil, kemudian tiap kali panen diadakan evaluasi, kata Arifin.

Di Kota Sawahlunto, sawah yang akan memanfaatkan teknologi SRI ditargetkan sampai 450 hektar pada tahun 2008. Tahun 2006, penanaman padi dengan SRI mencapai 175 hektar dan 280 hektar lagi pada tahun 2007. Penanaman padi sebatang ini disukai petani. Kami memperkenalkan metode ini karena permintaan petani sebab tingkat produksinya mencapai 8-8,5 ton per hektar, kata Amran Nur, Wali Kota Sawahlunto.

Metode SRI dilakukan dengan menanam satu biji benih di tiap lubang tanam. Dengan demikian, kebutuhan benih relatif sedikit.

SRI organik akan meningkatkan produksi beras karena jumlah anakan padi yang dihasilkan bisa mencapai 70 buah untuk tiap lubang. Adapun pertanian biasa menghasilkan anakan sekitar 20 buah. (ART)

6 responses to “Dipopulerkan, Penanaman Padi Sebatang

  1. MARI KITA BUAT PETANI TERSENYUM KETIKA DATANG PANEN
    Petani kita sudah terlanjur memiliki mainset bahwa untuk menghasilkan produk-produk pertanian berarti harus gunakan pupuk dan pestisida kimia. NPK yang terdiri dari Urea, TSP dan KCL serta pestisida kimia pengendali hama sudah merupakan kebutuhan rutin para petani kita.
    Produk ini dikenalkan oleh pemerintah saat itu sejak tahun 1969 karena berdasarkan penelitin bahwa tanah kita yang sangat subur ini ternyata kekurangan unsur hara makro (NPK). Setelah +/- 5 tahun dikenalkan dan terlihat peningkatan hasilnya, maka barulah para petani mengikuti cara tanam yang dianjurkan pemerintah tersebut. Produk hasil pertanian mencapai puncaknya pada tahun 1985-an pada saat Indonesia swasembada pangan. Petani kita selanjutnya secara turun temurun beranggapan bahwa yang meningkatkan produksi pertanian mereka adalah Urea, TSP dan KCL, mereka lupa bahwa tanah kita juga butuh unsur hara mikro yang pada umumnya terdapat dalam pupuk kandang atau pupuk hijau yang ada disekitar kita, sementara yang ditambahkan pada setiap awal musim tanam adalah unsur hara makro NPK saja ditambah dengan pengendali hama kimia.
    Mereka para petani juga lupa, bahwa penggunaan pupuk dan pengendali hama kimia yang tidak terkendali, sangat merusak lingkungan dan terutama tanah pertanian mereka semakin tidak subur, semakin keras dan hasilnya dari tahun ketahun terus menurun.
    Tawaran solusi terbaik untuk para petani Indonesia agar mereka bisa tersenyum ketika panen, maka tidak ada jalan lain, perbaiki sistem pertanian mereka, ubah cara bertani mereka, mari kita kembali kealam.
    System of Rice Intensification (SRI) yang sedang digencarkan oleh SBY adalah cara bertani yang ramah lingkungan, kembali kealam, menghasilkan produk yang terbebas dari unsur-unsur kimia berbahaya, kuantitas dan kualitas hasil juga lebih baik, belum mendapat respon positif dari para petani kita, karena walaupun hasilnya sangat menjanjikan, tetapi sangat merepotkan petani dalam budidayanya.
    Petani kita karena sudah terlanjur termanjakan oleh system olah lahan yang praktis dengan menggunakan pupuk dan pestisida kimia, sangat berat menerima metoda SRI ini. Mungkin tunggu 5 tahun lagi setelah melihat petani tetangganya berhasil menerapkan metode tersebut.
    Atau mungkin solusi yang lebih praktis ini dapat diterima oleh para petani kita; yaitu “BERTANI DENGAN POLA GABUNGAN SISTEM SRI DIPADUKAN DENGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK NASA”. Cara gabungan ini hasilnya tetap PADI ORGANIK yang ramah lingkungan seperti yang dikehendaki oleh pola SRI, tetapi cara pengolahan lahan/tanah sawahnya lebih praktis, dan hasilnya bisa meningkat 60% — 200% dibanding pola tanam sekarang.
    Semoga petani kita bisa tersenyum ketika datang musim panen.
    AYOOO PARA PETANI DAN SIAPA SAJA YANG PEDULI PETANI!!!!
    SIAPA YANG AKAN MEMULAI?
    KALAU TIDAK KITA SIAPA LAGI?
    KALAU BUKAN SEKARANG KAPAN LAGI?
    omyosa,
    papa_260001527@yahoo.co.id

  2. Penanam padi sebatang di Nagari Lasi
    oleh: Maswir, SPd,MSi.
    Sekarang di Kenagarian Lasi juga telah dilakukan Pola Tanam Padi Sebatang. Wah hasilnya cukup mengembirakan disamping itu penghematan terhadap bibit sendiri cukup besar. Yang biasanya kiata bisa menghabiskan bibit sebanyak 4 kg sekarang dengan Pola Tanam Padi Sebatang ini hanya menghabiskan bibit sebanyak lebih kurang 3 gelas (0,25 kg). Kemudian dengan mengikuti petunjuk cara tanam yang benar dan dengan menggunakan pupuk organik serta pengolahan lahan yang benar telah terbukti peningkatan hasil panen jauh lebih baik.

    Bagi yang ingin melihat hasil pola tanam sebatang ini silakan datang ke Nagari Lasi Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, tepat di dusun Anak Ladan Jorong Lasi Mudo. Untuk keperluan informasi silakan hubungi kami 08126619183.

  3. Bagi pembaca yang ingin mendapatkan informasi sekilas tentang Pola Tanam Padi Sebatang silakan dikunjungi situs kami http://www.maswir.wordpress.com.
    Semoga informasi sekilas dari kami bisa anda kembangkan dan menambah referensi anda. Yang kami tulis disini adalah yang kami kerjakan dan lakukan.

  4. salam dari saya maryadi, mari kita lestarikan pertanian,karena pertanian yang bisa menolong negara kita dari kemiskinan,tempat tinggal kita adlah di sukoharjo,solo, jawa tengah. Mari kita saling tukar informasi mengenai pertanian.saya adalah pemuda yang peduli akan pertanian.komunitas kami adalah Pemuda tani Sukohajo

  5. Saya mau penelitian tentang SRI. kira-kira judul yang bagus apa ya?

  6. Petani daerah saya (Majenang) masih terobsesi dengan pola lama. Apalagi berkaitan dengan kepemilikan lahan rata2 yang kurang dari 2ha,sulit rasanya untuk berspekulasi menerapkan penanaman padi sebatang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s