Indonesia Cari Negara Pengekspor Kedelai Murah

Sumber Bali Post

Pemerintah akan mencari pengekspor kedelai murah, selain Amerika Serikat, untuk mengatasi kenaikan harga yang terjadi saat ini. Setidaknya, hampir 60 persen volume impor kedelai yang masuk ke pasar Indonesia berasal dari Negeri Adidaya itu.

”Kami belum tahu negara mana yang akan menambah pasokan impor kedelai. Bulog akan memberi informasi itu kepada kami,” ujar Menteri Perekonomian Boediono seusai rakortas di Gedung Deptan, Jakarta, Selasa (15/1) kemarin.

Boediono juga mengatakan belum mengetahui berapa besar tambahan pasokan yang akan menstabilkan harga kedelai. Sekitar 2 juta ton per tahun kebutuhan kedelai di Indonesia, kurang dari 1 juta ton merupakan produksi dalam negeri. Saat ini harga kedelai telah bergerak naik sampai kisaran Rp 7.400/kg. Selain akan menambah pasokan impor kedelai, pemerintah juga akan mendorong petani melakukan penanaman kedelai.

Kesempatan sama, Dirut Perum Bulog Mustofa Abubakar menyatakan pihaknya tengah melakukan penjajakan mengimpor kedelai dari Argentina dan Brazil. ”Di dua negara itu ada peluang,” terangnya.

Namun, Mustofa mengaku, pemerintah masih menggodok apakah Bulog perlu menjadi importir kedelai, dengan tujuan agar pemerintah bisa memiliki stok kedelai.  Saat ini tercatat ada empat importir kedelai swasta, keempatnya ialah Liong Seng, Teluk Intan, Gunung Sewu dan Cargill. ”Sekarang kami belum menerima penugasan. Namun, jika penugasan itu diberikan, kami siap melaksanakan tugas tersebut,” tambahnya.

Menteri Pertanian Anton Apriyantono menjelaskan penanaman kedelai hanya bisa dilakukan pada musim tertentu. ”Namun, penanamannya bisa digabung dengan tanaman lain,” ungkapnya.

Rencananya, pemerintah akan membagikan benih kedelai, mendistribusikan pupuk dan teknologi, serta perbaikan infrastruktur pertanian. Dengan kenaikan harga kacang kedelai yang sedang terjadi, menurut Anton, akan mendorong petani untuk menanamnya. ”Dengan harga sekarang produksi kedelai akan naik,” tambahnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri memerintahkan Departemen Pertanian untuk membuka lahan tanam kedelai yang baru agar dapat melakukan penanaman dalam jumlah besar. Hal itu untuk menambah jumlah produksi kedelai dalam negeri yang hingga kini masih dibawah sejuta ton dari total kebutuhan dua juta ton. ”Lakukan penanaman kedelai dalam jumlah yang lebih besar. Mencari daerah-daerah subtropis yang tepat, barangkali di NTT yang dekat dengan Australia dan dengan luas lahan tertentu,” kata Presiden

Menurut Presiden, dengan menyediakan lahan baru mungkin akan mendorong petani melakukan penanaman kedelai. Dengan menambah luasan lahan tanam kedelai dan melakukan kebijakan lain maka Indonesia tidak perlu tergantung kepada impor kedelai. (kmb1)

One response to “Indonesia Cari Negara Pengekspor Kedelai Murah

  1. cOBA KEDELAI LOKAL DIPROMOSIKAN ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s