Padi MSP Belum Lolos Sertifikasi

Sumber Bali Post

Selain benih padi Super Toy HL-2 yang telah membuat heboh, masih ada benih padi lain yang berpotensi menimbulkan pro-kontra. Seperti Super Toy, bibit padi MSP ternyata belum lulus proses sertifikasi Badan Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB) Departemen Pertanian. ‘Tetapi sudah mulai mengajukan, karena kita dorong untuk perbaikan,’ kata Menteri Pertanian Anton Apriantono, di Kantor Kepresidenan, Senin (8/9) kemarin.

Anton mengatakan pihaknya telah menerima data mengenai benih padi yang mengambil nama dari mantan Presiden RI itu. Namun, hingga kini benih padi tersebut dinilai belum memenuhi persyaratan yang seperti diharapkan dan masih dalam proses. Untuk itu, pihaknya masih terus meminta perbaikan sesuai dengan protokol yang ada. Atas dasar itu, pemerintah telah mengingatkan kepada perusahaan penjual padi tersebut bahwa benih padi MSP belum boleh dikomersialkan atau diperjualbelikan.

Pada sesi kedua, agenda rapat kabinet terbatas kemarin membahas tentang benih dan pangan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Anton mengatakan sama sekali tidak membahas mengenai kasus Super Toy yang diprotes petani karena saat dipanen ternyata tidak ada isinya. ‘Hanya memberikan penjelasan tentang duduk persoalannya kepada Presiden,’ ujarnya.

Mengenai kasus Super Toy ini, Anton mengaku akan menegur BPSB yang telah meloloskan benih padi Super Toy HL-2. Menurutnya, benih yang dalam status uji coba tidak boleh ditanam lebih dari 10 hektar di tiap lokasi seperti yang dilakukan di Purworejo itu. ‘Itu memang terlalu luas yang di Purworejo (96,2 hektar). Seharusnya dalam setiap tempat enggak boleh lebih dari 10 hektar,’ kata Anton.

Ada dua kesalahan diakui Anton dari kasus tersebut, yaitu pertama adanya kontrak jual-beli antara petani dan PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) terhadap benih padi Super Toy HL-2 meski status benih padi tersebut masih dalam penelitian. Kedua, adanya lokasi tanam terlalu luas yang mencapai lebih dari 90 hektar, padahal untuk benih padi yang sedang uji coba hanya diperkenankan ditanam di lokasi yang luasnya tidak lebih dari 10 hektar. (kmb4)

2 responses to “Padi MSP Belum Lolos Sertifikasi

  1. selalu petani yang menjadi koban.
    untuk kasus MSP, sebaiknya dilakukan penelitian terlebih dahulu sebelum ditanam masyarakat luas. meskipun sampai saat ini status benih MSP sebagai bantuan, tetapi jika sampai petani gagal panen, akan merugikan petani sendiri. . . kasian deh petani.

  2. Dulu katanya nama padi hanya diambil dari nama sungai atau galurnya..tp sjk era gus dur kok lain ya ? Gimana sih deptan ? Nggak konsisten bgt ! Banyak tekanan atau banyak pesanan ya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s